HIDRONEFROSIS

Kamis, 19 April 2012 12:07:10 - Oleh : admin

HIDRONEFROSIS

DEFINISI
Hidronefrosis adalah penggembungan ginjal akibat tekanan balik terhadap ginjal karena aliran air kemih tersumbat.
Dalam keadaan normal, air kemih mengalir dari ginjal dengan tekanan yang sangat rendah.
Jika aliran air kemih tersumbat, air kemih akan mengalir kembali ke dalam tabung-tabung kecil di dalam ginjal (tubulus renalis) dan ke dalam daerah pusat pengumpulan air kemih (pelvis renalis). Hal ini akan menyebabkan ginjal menggembung dan menekan jaringan ginjal yang rapuh.
Pada akhirnya, tekanan hidronefrosis yang menetap dan berat akan merusak jaringan ginjal sehingga secara perlahan ginjal akan kehilangan fungsinya.

PENYEBAB

Hidronefrosis biasanya terjadi akibat adanya sumbatan pada sambungan ureteropelvik (sambungan antara ureter dan pelvis renalis):

·  Kelainan struktural, misalnya jika masuknya ureter ke dalam pelvis renalis terlalu tinggi

·  Lilitan pada sambungan ureteropelvik akibat ginjal bergeser ke bawah

·  Batu di dalam pelvis renalis

·  Penekanan pada ureter oleh:
- jaringan fibrosa
- arteri atau vena yang letaknya abnormal
- tumor.

Hidronefrosis juga bisa terjadi akibat adanya penyumbatan dibawah sambungan ureteropelvik atau karena arus balik air kemih dari kandung kemih:

·  Batu di dalam ureter

·  Tumor di dalam atau di dekat ureter

·  Penyempitan ureter akibat cacat bawaan, cedera, infeksi, terapi penyinaran atau pembedahan

·  Kelainan pada otot atau saraf di kandung kemih atau ureter

·  Pembentukan jaringan fibrosa di dalam atau di sekeliling ureter akibat pembedahan, rontgen atau obat-obatan (terutama metisergid)

·  Ureterokel (penonjolan ujung bawah ureter ke dalam kandung kemih)

·  Kanker kandung kemih, leher rahim, rahim, prostat atau organ panggul lainnya

·  Sumbatan yang menghalangi aliran air kemih dari kandung kemih ke uretra akibat pembesaran prostat, peradangan atau kanker

·  Arus balik air kemih dari kandung kemih akibat cacat bawaan atau cedera

·  Infeksi saluran kemih yang berat, yang untuk sementara waktu menghalangi kontraksi ureter.

Kadang hidronefrosis terjadi selama kehamilan karena pembesaran rahim menekan ureter. Perubahan hormonal akan memperburuk keadaan ini karena mengurangi kontraksi ureter yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih.

Hidronefrosis akan berakhir bila kehamilan berakhir, meskipun sesudahnya pelvis renalis dan ureter mungkin tetap agak melebar.
Pelebaran pelvis renalis yang berlangsung lama dapat menghalangi kontraksi otot ritmis yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih. Jaringan fibrosa lalu akan menggantikan kedudukan jaringan otot yang normal di dinding ureter sehingga terjadi kerusakan yang menetap.

GEJALA

Gejalanya tergantung pada penyebab penyumbatan, lokasi penyumbatan serta lamanya penyumbatan.
Jika penyumbatan timbul dengan cepat (hidronefrosis akut), biasanya akan menyebabkan kolik renalis ( nyeri yang luar biasa di daerah antara tulang rusuk dan tulang panggul) pada sisi ginjal yang terkena.
Jika penyumbatan berkembang secara perlahan (hidronefrosis kronis), bisa tidak menimbulkan gejala atau nyeri tumpul di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul).
Nyeri yang hilang timbul terjadi karena pengisian sementara pelvis renalis atau karena penyumbatan sementara ureter akibat ginjal bergeser ke bawah.
Air kemih dari 10% penderita mengandung darah.
Sering ditemukan infeksi saluran kemih (terdapat nanah di dalam air kemih), demam dan rasa nyeri di daerah kandung kemih atau ginjal.
Jika aliran air kemih tersumbat, bisa terbentuk batu (kalkulus).

Hidronefrosis bisa menimbulkan gejala saluran pencernaan yang samar-samar, seperti mual, muntah dan nyeri perut.

Gejala ini kadang terjadi pada penderita anak-anak akibat cacat bawaan, dimana sambungan ureteropelvik terlalu sempit.
Jika tidak diobati, pada akhirnya hidronefrosis akan menyebabkan kerusakan ginjal dan bisa terjadi gagal ginjal.

DIAGNOSA

Dokter bisa merasakan adanya massa di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul, terutama jika ginjal sangat membesar.
Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya kadar urea yang tinggi karena ginjal tidak mampu membuang limbah metabolik ini.
Beberapa prosedur digunakan utnuk mendiagnosis hidronefrosis:

·  USG, memberikan gambaran ginjal, ureter dan kandung kemih

·  Urografi intravena, bisa menunjukkan aliran air kemih melalui ginjal

·  Sistoskopi, bisa melihat kandung kemih secara langsung.

PENGOBATAN

Pada hidronefrosis akut:
- Jika fungsi ginjal telah menurun, infeksi menetap atau nyeri yang hebat, maka air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan segera dikeluarkan (biasanya melalui sebuah jarum yang dimasukkan melalui kulit).
- Jika terjadi penyumbatan total, infeksi yang serius atau terdapat batu, maka bisa dipasang kateter pada pelvis renalis untuk sementara waktu.

Hidronefrosis kronis diatasi dengan mengobati penyebab dan mengurangi penyumbatan air kemih.

Ureter yang menyempit atau abnormal bisa diangkat melalui pembedahan dan ujung-ujungnya disambungkan kembali.
Kadang perlu dilakukan pembedahan untuk membebaskan ureter dari jaringan fibrosa.
Jika sambungan ureter dan kandung kemih tersumbat, maka dilakukan pembedahan untuk melepaskan ureter dan menyambungkannya kembali di sisi kandung kemih yang berbeda.


Jika uretra tersumbat, maka pengobatannya meliputi: - terapi hormonal untuk kanker prostat
- pembedahan
- melebarkan uretra dengan dilator.
PROGNOSIS
Pembedahan pada hidronefrosis akut biasanya berhasil jika infeksi dapat dikendalikan dan ginjal berfungsi dengan baik. Prognosis untuk hidronefrosis kronis belum bisa dipastikan

TESTIMONI YANG SEMBUH DARI HYDRONEPHROSIS GRADE III SETELAH MINUM AIRAN

Paman saya sudah lama menderita sakit perut bagian kanan bawah. Setelah di rongtjen, di diagnosa terkena Hydronephrosis stadium 3 ( Penyumbatan pada ginjal kanan bawah ) yang mengakibatkan ginjal sebelah kanan rusak. Waktu berobat di rumah saya ( Lumajang ) saya memperkenalkan dengan minam kesehatan yaitu AIRAN, yang juga sudah lama saya kenal. Rasanya memang asam sekali, tetapi bila di campur siru & madu rasanya nikmat dan segar. Setelah Minum kira2 4 botolyang dirasa paman saya gatal2 dan batuk yang sangat mengganggu. Tadinya saya khawatir,tapi setelah di terangkan oleh ibu yang membuat bahwa itu efek detoks atau dikeluarkan racun2 dari dalam tubuh. Ternyata memang benar lama2 reaksinya berangsur hilang dan Alhamdulillah, setelah menghabiskan 10 liter dan di rongtjen kembali, hasilnya SEMBUH TOTAL. Sampai sekarang saya anjurkan tetap minum untuk perawatan agar bisa sembuh total,dan kembali sehat. Malahan sekarang paman saya sudah pulang kerumahnya di Blitar dan karena banyak tetangga & saudara di Blitar yang tahu paman saya sudah sembuh,ingin ikut konsumsi AIRAN. SEKARANG BUKAN SAJA KAMI DAPAT KESEMBUHAN DAN KESEHATAN,TERNYATA AIRAN JUGA MENDATANGKAN REJEKI BUAT KAMI.

 Testimoni : Bapak harianto ( blitar 0),Romi ( Lumajang )

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Rubrik tentang "Kesaksian" Lainnya